Pengembangan Materi Ajar

BAHAN AJAR APRESIATIF SMA KELAS XI

Tugas ini disusun guna memenuhi tugas pengganti ujian
Mata Kuliah Pengembangan Materi Ajar
Dosen Pengampu : Drs. Harun Joko Prayitno, SE., M.Hum

Disusun Oleh:

Nama : Rika Yuliana
Nim : A 310 080 004
Kelas : 6A

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA SASTRA INDONESIA DAN DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2011

PENGEMBANGAN MATERI AJAR

Bahasa Indonesia SMA Kelas XI

DISKUSI

TEMA : Pemanasan Global ( Global Warming )

STANDAR KOMPETENSI
Memahami Pendapat dan Informasi dari Berbagai Media dari Berbagai Sumber dalam Diskusi atau Seminar.

KOMPETENSI DASAR
Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.

KEGIATAN BELAJAR

Memahami Pendapat dan Informasi dari Berbagai Media dari Berbagai Sumber
dalam Diskusi atau Seminar.

A. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Tujuan
1. Kompetensi Dasar
Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.

2. Indikator
– Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.
– Mempresentasikan hasil diskusi secara runtut dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.

3. Tujuan
Setelah mengikuti proses belajar mengajar siswa diharapkan dapat :
– Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.
– Mempresentasikan hasil diskusi secara runtut dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.

B. Pengantar
Diskusi merupakan bentuk tukar pikiran antara dua orang atau kelompok mengenai suatu masalah yang bertujuan untuk memecahkan masalah. Unsur yang harus ada dalam diskusi adalah materi yang didiskusikan, personil yang mendiskusikannya (peserta), pemandu, penambat, tempat dan waktu. Perbedaan pendapat, pandangan, gagasan, ide, pikiran, dan sikap inilah yang perlu dicari jalan keluarnya dalam diskusi.
 Pada prinsipnya, aktivitas diskusi meliputi kegiatan-kegiatan berikut.
1. Mengungkapkan pendapat / saran terhadap permasalahan dalam diskusi.
2. Menyetujui pendapat orang lain.
3. Mengemukakan ketidaksetujuan terhadap pendapat peserta yang lain.
 Dalam diskusi hampir tidak ada keseragaman pikiran maupun pendapat. Karena itu diperlukan adanya moderator, yang bertugas :
1. Membuka diskusi
2. Memimpin jalannya diskusi
3. Menengahi jika terjadi perdebatan yang tak terkendali
4. Member motivasi kepada peserta
5. Menyimpulkan hasil diskusi
6. Menutup diskusi
Setiap selesai mengadakan diskusi, kita perlu membuat laporan sesuai kebutuhan, baik secara lisan maupun tertulis. Laporan hasil diskusi disampaikan kepada peserta diskusi dan pihak-pihak yang terkait (instansi, pejabat, perusahaan, sponsor). Laporan hasil diskusi harus lengkap beserta lampiran-lampirannya, sesuai dengan apa yang telah dicatat oleh notulis. Agar laporan diskusi dapat disajikan dengan jelas, hendaknya disusun dengan sistematika sebagai berikut.
1. Pendahuluan
Berisi latar belakang diskusi, tujuan diskusi, topik / masalah diskusi, tempat, waktu, pemandu, dan notulis.
2. Hasil diskusi
a. Pokok-pokok pikiran penulis dan tanggapan peserta
b. Pertanyaan-pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan peserta diskusi
3. Simpulan
a. Simpulan hasil diskusi yang diperoleh dari makalah mengenai pokok-pokok pikiran penyaji dan tanggapan-tanggapan dari peserta
b. Masalah-masalah tersisa yang belum dibahas secara tuntas (bila ada)
c. Saran-saran tindak lanjut berdasarkan hasil diskusi
4. Lampiran
Berisi hal-hal yang dilampirkan untuk mendukung isi laporan, diantaranya makalah, acara diskusi, panitia diskusi, daftar peserta.

C. Pembelajaran Awal
Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.
Materi

http://dwielestari.wordpress.com/2011/06/10/tugas-kelompok-semester-akhir-bahasa-indonesia-2/

PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING)
Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

A. Penyebab :
1. Efek rumah kaca
Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Sebagian besar berbentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. Ketika energi ini tiba permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi, akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, sulfur dioksida dan metana akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.
2. Efek umpan balik
Walaupun umpan balik meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). Ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.

3. Variasi Matahari
Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwa variasi dari Matahari, dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan, dapat memberi kontribusi dalam pemanasan saat ini. Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. Penipisan lapisan ozon juga dapat memberikan efek pendinginan tersebut tetapi penipisan tersebut telah terjadi. Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan serta pendinginan.

B. Dampak pemanasan global :
1. Iklim Tidak Stabil
Selama pemanasan global, daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Suhu pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat. Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan.
2. Peningkatan Permukaan Laut
Ketika atmosfer menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub, yang lebih memperbanyak volume air di laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20
3. Suhu Global Meningkat
Lahan pertanian tropis semi kering mungkin tidak dapat tumbuh. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami, akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam
4. Gangguan Ekologis
Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Dalam pemanasan global, hewan cenderung migrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Akan tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian dan beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah mungkin akan mati.

C. Pengendalian :
Menghilangkan Karbon
Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Menyuntikkan gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan dulu batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi kemudian energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi. Perubahan tren penggunaan bahan bakar fosil ini sebenarnya secara tidak langsung telah mengurangi jumlah karbon dioksida yang dilepas ke udara, karena gas melepaskan karbon dioksida lebih sedikit bila dibandingkan dengan minyak apalagi bila dibandingkan dengan batubara. Walaupun demikian, penggunaan energi terbaharui dan energi nuklir lebih mengurangi pelepasan karbon dioksida ke udara. Energi nuklir, walaupun kontroversial karena alasan keselamatan dan limbahnya yang berbahaya, tetapi tidak melepas karbon dioksida sama sekali.

Soal
Bentuklah forum diskusi dengan tema “Pemanasan Global ( Global Warming ) sebagai pendengar, catatlah setiap pembicaraan selama proses berdiskusi berlangsung kemudian rangkumlah isi pembicaraan tersebut.

D. Pembelajaran Inti
Mempresentasikan hasil diskusi secara runtut dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
Presentasikan hasil diskusi yang telah dilaksanakan dengan cara memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
1. Hasil diskusi
a. Pokok-pokok pikiran penulis dan tanggapan peserta
b. Pertanyaan-pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan peserta diskusi
2. Simpulan
a. Simpulan hasil diskusi yang diperoleh dari makalah mengenai pokok-pokok pikiran penyaji dan tanggapan-tanggapan dari peserta
b. Masalah-masalah tersisa yang belum dibahas secara tuntas (bila ada)
c. Saran-saran tindak lanjut berdasarkan hasil diskusi
Materi
PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING)
Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.
A. Penyebab
1. Efek rumah kaca
Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.
2. Efek umpan balik
Walaupun umpan balik meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). Ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.
3. Variasi Matahari
Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan serta pendinginan.
B. Dampak pemanasan global
1. Iklim Tidak Stabil
2. Peningkatan Permukaan Laut
3. Suhu Global Meningkat
4. Gangguan Ekologis
C. Pengendalian
Menghilangkan Karbon
Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Menyuntikkan gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan dulu batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi kemudian energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi.
Soal
1. Apa pokok – pokok pikiran materi yang telah kalian diskusikan ?
2. Bagaimana tanggapan kalian mengenai materi yang telah dipresentasikan teman anda ?
3. Adakah masalah-masalah tersisa yang belum dibahas secara tuntas ?
4. Berilah saran-saran tindak lanjut berdasarkan hasil diskusi yang telah kalian lakukan !

E. Kelanjutan Kegiatan
Kelanjutan kegiatan mengikuti rencana yang telah ditetapkan. Akan tetapi di dalam pelaksanaannya selalu banyak masalah yang memerlukan pemecahan. Pemecahan masalah sering berakibat adanya keharusan mengubah beberapa hal dalam rencana tetapi perubahan dan penyesuaian apapun yang dilakukan harus selalui berorientasi pada upaya mempertahankan kualitas kegiatan.
Materi
PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING)
Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.
A. Penyebab
1. Efek rumah kaca
Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.
2. Efek umpan balik
Walaupun umpan balik meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). Ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.
3. Variasi Matahari
Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan serta pendinginan.
B. Dampak pemanasan global
1. Iklim Tidak Stabil
2. Peningkatan Permukaan Laut
3. Suhu Global Meningkat
4. Gangguan Ekologis
C. Pengendalian
Menghilangkan Karbon
Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Menyuntikkan gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan dulu batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi kemudian energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi.
Soal
1. Setelah mendiskusikan tentang Pemanasan Global setujukah kalian dengan permasalahan aktual tersebut ? berikan alasannya !
2. Apa solusinya?
3. Berikan komentar !
F. Uji Kompetensi
1. Sebutkan dan jelaskan unsur – unsur yang harus ada dalam notulen diskusi ?
2. Sebutkan aktivitas kegiatan yang dilakukan ketika diskusi ?
3. Bagaimana sistematika dalam membuat laporan diskusi agar dapat disajikan dengan jelas ?
4. Rangkuman diskusi dibuat dalam bentuk apa dan bagaimana formatnya ?
5. Apa yang harus kita lakukan agar dapat menanggapi pembicaraan dengan tepat dalam diskusi ?
6. Apa saja yang hendak dilakukan agar dapat melakukan sanggahan dengan baik ?
G. Refleksi
Refleksi merupakan salah satu ciri penting belajar mandiri. Kegiatan ini dilakukan di setiap saat, setelah bahkan selama melakukan kegiatan atau setelah melakukan evaluasi terhadap sesuatu kegiatan yang berupa suatu refleksi. Dalam kegiatan ini refeksi berupa:
a. Penilaian mengenai pokok-pokok pikiran penulis dan tanggapan peserta
b. Penilaian mengenai hasil dari pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan
Pertanyaan
1. Bagaimana pokok-pokok pikiran yang ingin disampaikan terhadap materi yang telah didiskusikan ?
2. Bagaimana tanggapan kalian mengenai diskusi yang telah dilaksanakan ?
3. Bagaimana hasil diskusi dari pertanyaan – pertanyaan yang telah diajukan peserta ?
4. Bagaimana hasil diskusi secara keseluruhan ?
5. Buatlah rangkuman terhadap diskusi yang telah kalian lakukan !
Rangkuman
Diskusi adalah kegiatan bertukar pendapat atas suatu permasalahan. Dalam diskusi seringkali terjadi perbedaan pendapat yang mncul akibat pernbedaan cara berpikir. Hal inilah yang membuat sebuah diskusi menjadi menarik. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan diskusi, yaitu sebagai berikut.
1. Bersikap sopan dan bijak dalam menanggapi pendapat orang lain.
2. Kuasai pokok pembicaraan sebelum terjun ke dalam diskusi.
3. Gunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik saat mengemukakan sanggahan.
4. Hindari sikap emosional.
5. Kemukakan sanggahan setelah ada izin dari moderator.

KEGIATAN BELAJAR II

Memahami Pendapat dan Informasi dari Berbagai Media dari Berbagai Sumber
dalam Diskusi atau Seminar.

H. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar
Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar.

Indikator
– Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar
– Mengomentari tanggapan orang lain terhadap presentasi dalam diskusi.

Tujuan
Setelah mengikuti proses belajar mengajar siswa diharapkan dapat :
– Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar
– Mengomentari tanggapan orang lain terhadap presentasi dalam diskusi.

I. Pengantar
Diskusi adalah kegiatan bertukar pendapat atas suatu permasalahan. Dalam diskusi seringkali terjadi perbedaan pendapat yang mncul akibat pernbedaan cara berpikir. Hal inilah yang membuat sebuah diskusi menjadi menarik. Akan tetapi, akibat adanya perbedaan-perbedaan tersebut, terkadang muncul pertentangan sebagai cikal-bakal perselisihan. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan diskusi, yaitu sebagai berikut.
1. Bersikap sopan dan bijak dalam menanggapi pendapat orang lain.
2. Kuasai pokok pembicaraan sebelum terjun ke dalam diskusi.
3. Gunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik saat mengemukakan sanggahan.
4. Hindari sikap emosional.
5. Kemukakan sanggahan setelah ada izin dari moderator.
Dalam memberi sanggahan atau tanggapan, hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap peserta diskusi adalah kesopanan dalam beragumen. Hal ini akan menimbuhkan suasana ilmiah yang mendukung kelancaran diskusi. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah sikap bijak. Sikap ini dapat mengontrol diri peserta saat menguraikan gagasan-gagasanya. Dengan demikian, komentar yang disampaikan akan efektif, tidak bertele-tele, dan tidak emosional. Disamping itu, sikap ini pun akan menghindarkan peserta diskusi dari pembicaraan yang tidak penting atau menyinggung pihak lain.
Untuk menghindari pembicaraan yang bertele-tele, setiap peserta diskusi yang akan berpartisispasi secara aktif harus menguasai terlebih dahulu pokok-pokok pembicaraan yang akan disampaikan. Peserta harus menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik. Satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga ketertiban jalannya diskusi. Peserta harus menghargai siapa pun yang sedang bicara. Oleh karena itulah, jika peserta ingin berbicara harus seizin moderator.

J. Pembelajaran Awal
Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar.
Tulislah E bila pengantar pendapat dibawah ini disampaikan dengan emosional, dan tulislah S bila pengantar pengantar pendapat disampaikan dengan sopan dan netral.
1. Pendapat saudara penyaji terlalu bertele-tele apa tidak bisa dibuat yang sederhana saja.
2. Kepada saudara moderator, mohon diskusi dihentikan saja karena masalah yang dibahas terlalu berat.
3. Saudara pembicara, Saudara terlalu dini dalam memprediksi hasil pemilihan umum.
4. Kesimpulan yang saudara buat tidak tepat!itu omong kosong.
5. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Saudara pembicara tampaknya tidak mempunyai alasan yang kuat dalam membuat presiksi perekonomian kita pada masa depan.

K. Pembelajaran Inti
Mengomentari tanggapan orang lain terhadap presentasi dalam diskusi.
Komentari tanggapan yang disampaikan oleh peserta yang lain dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
1. Bersikap sopan dan bijak dalam menanggapi pendapat orang lain.
2. Kuasai pokok pembicaraan sebelum terjun ke dalam diskusi.
3. Gunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik saat mengemukakan sanggahan.
4. Hindari sikap emosional.
5. Kemukakan sanggahan setelah ada izin dari moderator.
L. Kelanjutan Kegiatan
Kelanjutan kegiatan mengikuti rencana yang telah ditetapkan.Akan tetapi di dalam pelaksanaannya selalu banyak masalah yang memerlukan pemecahan.Pemecahan masalah sering berakibat adanya keharusan mengubah beberapa hal dalam rencana tetapi perubahan dan penyesuaian apapun yang dilakukan harus selalui berorientasi pada upaya mempertahankan kualitas kegiatan.

M. Refleksi
Refleksi yang dapat kita utarakan dalam pembelajaran ini adalah:
a. Siswa mampu mengidentifikasi secara lengkap keberhasilan dan kegagalan dalam proses pembelajaran yang dilakukan
b. Siswa mampu mengidentifikasi secara tepat mengenai seluk beluk dalam diskusi.
c. Siswa mampu mnemukan secara tepat langkah-langkah perbaikan pada waktu yang akan datang tentang pembelajaran yang telah dipelajari.

N. Rangkuman
Diskusi adalah kegiatan bertukar pendapat atas suatu permasalahan. Dalam diskusi seringkali terjadi perbedaan pendapat yang mncul akibat pernbedaan cara berpikir. Hal inilah yang membuat sebuah diskusi menjadi menarik. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan diskusi, yaitu sebagai berikut.
6. Bersikap sopan dan bijak dalam menanggapi pendapat orang lain.
7. Kuasai pokok pembicaraan sebelum terjun ke dalam diskusi.
8. Gunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik saat mengemukakan sanggahan.
9. Hindari sikap emosional.
10. Kemukakan sanggahan setelah ada izin dari moderator.

GLOSARIUM
A
Aktivitas : Suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh seseorang.
Argumen : Pendapat dari orang.

D
Diskusi : Kegiatan bertukar pendapat atas suatu permasalahan

E
Emosional : Menyentuh perasaan, luapan perasaan yang berkembang dan surut
dalam waktu singkat.

G
Gagasan : Ide, hasil pemikiran.

K
Komentar : Ulasan atau tanggapan atas berita, pidato, dsb. (untuk menerangkan
atau menjelaskan).
Kontrol : Pengawasan, pemeriksaan, pengendalian.

M
Materi : Benda, bahan, segala sesuatu yang tampak.
Moderator : Orang yang bertindak sebagai penengah, pemimpin rapat atau diskusi
yang menjadi pengarah pada acara pembicaraan atau pendiskusian
masalah.
Motivasi : Dorongan yang timbul pada diri seseorang sadar atau tidak sadar
untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu.

N
Notulis : Orang yang bertugas membuat notulen (catatan dalam rapat).

P
Pandangan : Benda atau orang yang dipandang.
Panitia : Kelompok orang yag ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan
atau mengurus hal-hal yang ditugaskan kepadanya.
Personil : Pegawai, anak buah, awak.
Presentasi : Pemberian, penyajian, perkenalan,.

R
Rangkuman : Ringkasan, ikhisar, dsb.

S
Simpatik : Amat menarik hati (membangkitkan rasa simpati).
Sponsor : Penanggung jawab, orang atau perusahaan yang mengusahakan
(mempelopori, memprakarsai, mengusulkan, menyelenggarakan)
suatu kegiatan.

T
Teks : Naskah yang berupa : kat-kata asli dari pengarang, kutipan dari kitab
suci untuk pangkal ajaran atau alasan.
Topik : Pokok pembicaraan dari diskusi, ceramah, karangan, dsb.

U
Unsur : Bagian terkecil dari suatu benda, bagian benda yang tidak dapat
dibagi-bagi lagi dengan proses kimia, bahan asal.

INDEKS

A
Aktivitas :3,4
Argumen :3,4

D
Diskusi :1,2,3,4

E
Emosional :3,4

G
Gagasan :1,2

K
Komentar :3,4
Kontrol :1,2,3

M
Materi :1,3,4
Moderator :3,4
Motivasi :1,2,3,4

N
Notulis :3

P
Pandangan :4,5
Panitia :1,3,4
Personil :2,4,5
Presentasi :1,2,4

R
Rangkuman :2,3,4

S
Simpatik :3
Sponsor :3,4

T
Teks :1,4,5
Topik :1,2,3,4

U
Unsur :2,4

BAHAN AJAR APRESIATIF SMA KELAS XI

Tugas ini disusun guna memenuhi tugas pengganti ujian
Mata Kuliah Pengembangan Materi Ajar
Dosen Pengampu : Drs. Harun Joko Prayitno, SE., M.Hum

Disusun Oleh:

Nama : Rika Yuliana
Nim : A 310 080 004
Kelas : 6A

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA SASTRA INDONESIA DAN DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2011

PENGEMBANGAN MATERI AJAR

Bahasa Indonesia SMA Kelas XI

DISKUSI

TEMA : Pemanasan Global ( Global Warming )

STANDAR KOMPETENSI
Memahami Pendapat dan Informasi dari Berbagai Media dari Berbagai Sumber dalam Diskusi atau Seminar.

KOMPETENSI DASAR
Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.

KEGIATAN BELAJAR

Memahami Pendapat dan Informasi dari Berbagai Media dari Berbagai Sumber
dalam Diskusi atau Seminar.

A. Kompetensi Dasar, Indikator, dan Tujuan
1. Kompetensi Dasar
Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.

2. Indikator
– Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.
– Mempresentasikan hasil diskusi secara runtut dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.

3. Tujuan
Setelah mengikuti proses belajar mengajar siswa diharapkan dapat :
– Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.
– Mempresentasikan hasil diskusi secara runtut dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.

B. Pengantar
Diskusi merupakan bentuk tukar pikiran antara dua orang atau kelompok mengenai suatu masalah yang bertujuan untuk memecahkan masalah. Unsur yang harus ada dalam diskusi adalah materi yang didiskusikan, personil yang mendiskusikannya (peserta), pemandu, penambat, tempat dan waktu. Perbedaan pendapat, pandangan, gagasan, ide, pikiran, dan sikap inilah yang perlu dicari jalan keluarnya dalam diskusi.
 Pada prinsipnya, aktivitas diskusi meliputi kegiatan-kegiatan berikut.
1. Mengungkapkan pendapat / saran terhadap permasalahan dalam diskusi.
2. Menyetujui pendapat orang lain.
3. Mengemukakan ketidaksetujuan terhadap pendapat peserta yang lain.
 Dalam diskusi hampir tidak ada keseragaman pikiran maupun pendapat. Karena itu diperlukan adanya moderator, yang bertugas :
1. Membuka diskusi
2. Memimpin jalannya diskusi
3. Menengahi jika terjadi perdebatan yang tak terkendali
4. Member motivasi kepada peserta
5. Menyimpulkan hasil diskusi
6. Menutup diskusi
Setiap selesai mengadakan diskusi, kita perlu membuat laporan sesuai kebutuhan, baik secara lisan maupun tertulis. Laporan hasil diskusi disampaikan kepada peserta diskusi dan pihak-pihak yang terkait (instansi, pejabat, perusahaan, sponsor). Laporan hasil diskusi harus lengkap beserta lampiran-lampirannya, sesuai dengan apa yang telah dicatat oleh notulis. Agar laporan diskusi dapat disajikan dengan jelas, hendaknya disusun dengan sistematika sebagai berikut.
1. Pendahuluan
Berisi latar belakang diskusi, tujuan diskusi, topik / masalah diskusi, tempat, waktu, pemandu, dan notulis.
2. Hasil diskusi
a. Pokok-pokok pikiran penulis dan tanggapan peserta
b. Pertanyaan-pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan peserta diskusi
3. Simpulan
a. Simpulan hasil diskusi yang diperoleh dari makalah mengenai pokok-pokok pikiran penyaji dan tanggapan-tanggapan dari peserta
b. Masalah-masalah tersisa yang belum dibahas secara tuntas (bila ada)
c. Saran-saran tindak lanjut berdasarkan hasil diskusi
4. Lampiran
Berisi hal-hal yang dilampirkan untuk mendukung isi laporan, diantaranya makalah, acara diskusi, panitia diskusi, daftar peserta.

C. Pembelajaran Awal
Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar.
Materi

http://dwielestari.wordpress.com/2011/06/10/tugas-kelompok-semester-akhir-bahasa-indonesia-2/

PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING)
Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

A. Penyebab :
1. Efek rumah kaca
Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Sebagian besar berbentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. Ketika energi ini tiba permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi, akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, sulfur dioksida dan metana akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.
2. Efek umpan balik
Walaupun umpan balik meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). Ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.

3. Variasi Matahari
Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwa variasi dari Matahari, dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan, dapat memberi kontribusi dalam pemanasan saat ini. Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. Penipisan lapisan ozon juga dapat memberikan efek pendinginan tersebut tetapi penipisan tersebut telah terjadi. Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan serta pendinginan.

B. Dampak pemanasan global :
1. Iklim Tidak Stabil
Selama pemanasan global, daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Suhu pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat. Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan.
2. Peningkatan Permukaan Laut
Ketika atmosfer menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub, yang lebih memperbanyak volume air di laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20
3. Suhu Global Meningkat
Lahan pertanian tropis semi kering mungkin tidak dapat tumbuh. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami, akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam
4. Gangguan Ekologis
Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Dalam pemanasan global, hewan cenderung migrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Akan tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian dan beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah mungkin akan mati.

C. Pengendalian :
Menghilangkan Karbon
Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Menyuntikkan gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan dulu batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi kemudian energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi. Perubahan tren penggunaan bahan bakar fosil ini sebenarnya secara tidak langsung telah mengurangi jumlah karbon dioksida yang dilepas ke udara, karena gas melepaskan karbon dioksida lebih sedikit bila dibandingkan dengan minyak apalagi bila dibandingkan dengan batubara. Walaupun demikian, penggunaan energi terbaharui dan energi nuklir lebih mengurangi pelepasan karbon dioksida ke udara. Energi nuklir, walaupun kontroversial karena alasan keselamatan dan limbahnya yang berbahaya, tetapi tidak melepas karbon dioksida sama sekali.

Soal
Bentuklah forum diskusi dengan tema “Pemanasan Global ( Global Warming ) sebagai pendengar, catatlah setiap pembicaraan selama proses berdiskusi berlangsung kemudian rangkumlah isi pembicaraan tersebut.

D. Pembelajaran Inti
Mempresentasikan hasil diskusi secara runtut dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
Presentasikan hasil diskusi yang telah dilaksanakan dengan cara memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
1. Hasil diskusi
a. Pokok-pokok pikiran penulis dan tanggapan peserta
b. Pertanyaan-pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan peserta diskusi
2. Simpulan
a. Simpulan hasil diskusi yang diperoleh dari makalah mengenai pokok-pokok pikiran penyaji dan tanggapan-tanggapan dari peserta
b. Masalah-masalah tersisa yang belum dibahas secara tuntas (bila ada)
c. Saran-saran tindak lanjut berdasarkan hasil diskusi
Materi
PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING)
Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.
A. Penyebab
1. Efek rumah kaca
Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.
2. Efek umpan balik
Walaupun umpan balik meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). Ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.
3. Variasi Matahari
Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan serta pendinginan.
B. Dampak pemanasan global
1. Iklim Tidak Stabil
2. Peningkatan Permukaan Laut
3. Suhu Global Meningkat
4. Gangguan Ekologis
C. Pengendalian
Menghilangkan Karbon
Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Menyuntikkan gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan dulu batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi kemudian energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi.
Soal
1. Apa pokok – pokok pikiran materi yang telah kalian diskusikan ?
2. Bagaimana tanggapan kalian mengenai materi yang telah dipresentasikan teman anda ?
3. Adakah masalah-masalah tersisa yang belum dibahas secara tuntas ?
4. Berilah saran-saran tindak lanjut berdasarkan hasil diskusi yang telah kalian lakukan !

E. Kelanjutan Kegiatan
Kelanjutan kegiatan mengikuti rencana yang telah ditetapkan. Akan tetapi di dalam pelaksanaannya selalu banyak masalah yang memerlukan pemecahan. Pemecahan masalah sering berakibat adanya keharusan mengubah beberapa hal dalam rencana tetapi perubahan dan penyesuaian apapun yang dilakukan harus selalui berorientasi pada upaya mempertahankan kualitas kegiatan.
Materi
PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING)
Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.
A. Penyebab
1. Efek rumah kaca
Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.
2. Efek umpan balik
Walaupun umpan balik meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). Ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.
3. Variasi Matahari
Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan serta pendinginan.
B. Dampak pemanasan global
1. Iklim Tidak Stabil
2. Peningkatan Permukaan Laut
3. Suhu Global Meningkat
4. Gangguan Ekologis
C. Pengendalian
Menghilangkan Karbon
Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Menyuntikkan gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan dulu batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi kemudian energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi.
Soal
1. Setelah mendiskusikan tentang Pemanasan Global setujukah kalian dengan permasalahan aktual tersebut ? berikan alasannya !
2. Apa solusinya?
3. Berikan komentar !
F. Uji Kompetensi
1. Sebutkan dan jelaskan unsur – unsur yang harus ada dalam notulen diskusi ?
2. Sebutkan aktivitas kegiatan yang dilakukan ketika diskusi ?
3. Bagaimana sistematika dalam membuat laporan diskusi agar dapat disajikan dengan jelas ?
4. Rangkuman diskusi dibuat dalam bentuk apa dan bagaimana formatnya ?
5. Apa yang harus kita lakukan agar dapat menanggapi pembicaraan dengan tepat dalam diskusi ?
6. Apa saja yang hendak dilakukan agar dapat melakukan sanggahan dengan baik ?
G. Refleksi
Refleksi merupakan salah satu ciri penting belajar mandiri. Kegiatan ini dilakukan di setiap saat, setelah bahkan selama melakukan kegiatan atau setelah melakukan evaluasi terhadap sesuatu kegiatan yang berupa suatu refleksi. Dalam kegiatan ini refeksi berupa:
a. Penilaian mengenai pokok-pokok pikiran penulis dan tanggapan peserta
b. Penilaian mengenai hasil dari pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan
Pertanyaan
1. Bagaimana pokok-pokok pikiran yang ingin disampaikan terhadap materi yang telah didiskusikan ?
2. Bagaimana tanggapan kalian mengenai diskusi yang telah dilaksanakan ?
3. Bagaimana hasil diskusi dari pertanyaan – pertanyaan yang telah diajukan peserta ?
4. Bagaimana hasil diskusi secara keseluruhan ?
5. Buatlah rangkuman terhadap diskusi yang telah kalian lakukan !
Rangkuman
Diskusi adalah kegiatan bertukar pendapat atas suatu permasalahan. Dalam diskusi seringkali terjadi perbedaan pendapat yang mncul akibat pernbedaan cara berpikir. Hal inilah yang membuat sebuah diskusi menjadi menarik. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan diskusi, yaitu sebagai berikut.
1. Bersikap sopan dan bijak dalam menanggapi pendapat orang lain.
2. Kuasai pokok pembicaraan sebelum terjun ke dalam diskusi.
3. Gunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik saat mengemukakan sanggahan.
4. Hindari sikap emosional.
5. Kemukakan sanggahan setelah ada izin dari moderator.

KEGIATAN BELAJAR II

Memahami Pendapat dan Informasi dari Berbagai Media dari Berbagai Sumber
dalam Diskusi atau Seminar.

H. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar
Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar.

Indikator
– Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar
– Mengomentari tanggapan orang lain terhadap presentasi dalam diskusi.

Tujuan
Setelah mengikuti proses belajar mengajar siswa diharapkan dapat :
– Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar
– Mengomentari tanggapan orang lain terhadap presentasi dalam diskusi.

I. Pengantar
Diskusi adalah kegiatan bertukar pendapat atas suatu permasalahan. Dalam diskusi seringkali terjadi perbedaan pendapat yang mncul akibat pernbedaan cara berpikir. Hal inilah yang membuat sebuah diskusi menjadi menarik. Akan tetapi, akibat adanya perbedaan-perbedaan tersebut, terkadang muncul pertentangan sebagai cikal-bakal perselisihan. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan diskusi, yaitu sebagai berikut.
1. Bersikap sopan dan bijak dalam menanggapi pendapat orang lain.
2. Kuasai pokok pembicaraan sebelum terjun ke dalam diskusi.
3. Gunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik saat mengemukakan sanggahan.
4. Hindari sikap emosional.
5. Kemukakan sanggahan setelah ada izin dari moderator.
Dalam memberi sanggahan atau tanggapan, hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap peserta diskusi adalah kesopanan dalam beragumen. Hal ini akan menimbuhkan suasana ilmiah yang mendukung kelancaran diskusi. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah sikap bijak. Sikap ini dapat mengontrol diri peserta saat menguraikan gagasan-gagasanya. Dengan demikian, komentar yang disampaikan akan efektif, tidak bertele-tele, dan tidak emosional. Disamping itu, sikap ini pun akan menghindarkan peserta diskusi dari pembicaraan yang tidak penting atau menyinggung pihak lain.
Untuk menghindari pembicaraan yang bertele-tele, setiap peserta diskusi yang akan berpartisispasi secara aktif harus menguasai terlebih dahulu pokok-pokok pembicaraan yang akan disampaikan. Peserta harus menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik. Satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga ketertiban jalannya diskusi. Peserta harus menghargai siapa pun yang sedang bicara. Oleh karena itulah, jika peserta ingin berbicara harus seizin moderator.

J. Pembelajaran Awal
Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar.
Tulislah E bila pengantar pendapat dibawah ini disampaikan dengan emosional, dan tulislah S bila pengantar pengantar pendapat disampaikan dengan sopan dan netral.
1. Pendapat saudara penyaji terlalu bertele-tele apa tidak bisa dibuat yang sederhana saja.
2. Kepada saudara moderator, mohon diskusi dihentikan saja karena masalah yang dibahas terlalu berat.
3. Saudara pembicara, Saudara terlalu dini dalam memprediksi hasil pemilihan umum.
4. Kesimpulan yang saudara buat tidak tepat!itu omong kosong.
5. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Saudara pembicara tampaknya tidak mempunyai alasan yang kuat dalam membuat presiksi perekonomian kita pada masa depan.

K. Pembelajaran Inti
Mengomentari tanggapan orang lain terhadap presentasi dalam diskusi.
Komentari tanggapan yang disampaikan oleh peserta yang lain dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
1. Bersikap sopan dan bijak dalam menanggapi pendapat orang lain.
2. Kuasai pokok pembicaraan sebelum terjun ke dalam diskusi.
3. Gunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik saat mengemukakan sanggahan.
4. Hindari sikap emosional.
5. Kemukakan sanggahan setelah ada izin dari moderator.
L. Kelanjutan Kegiatan
Kelanjutan kegiatan mengikuti rencana yang telah ditetapkan.Akan tetapi di dalam pelaksanaannya selalu banyak masalah yang memerlukan pemecahan.Pemecahan masalah sering berakibat adanya keharusan mengubah beberapa hal dalam rencana tetapi perubahan dan penyesuaian apapun yang dilakukan harus selalui berorientasi pada upaya mempertahankan kualitas kegiatan.

M. Refleksi
Refleksi yang dapat kita utarakan dalam pembelajaran ini adalah:
a. Siswa mampu mengidentifikasi secara lengkap keberhasilan dan kegagalan dalam proses pembelajaran yang dilakukan
b. Siswa mampu mengidentifikasi secara tepat mengenai seluk beluk dalam diskusi.
c. Siswa mampu mnemukan secara tepat langkah-langkah perbaikan pada waktu yang akan datang tentang pembelajaran yang telah dipelajari.

N. Rangkuman
Diskusi adalah kegiatan bertukar pendapat atas suatu permasalahan. Dalam diskusi seringkali terjadi perbedaan pendapat yang mncul akibat pernbedaan cara berpikir. Hal inilah yang membuat sebuah diskusi menjadi menarik. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan diskusi, yaitu sebagai berikut.
6. Bersikap sopan dan bijak dalam menanggapi pendapat orang lain.
7. Kuasai pokok pembicaraan sebelum terjun ke dalam diskusi.
8. Gunakan bahasa yang baik dan benar, serta simpatik saat mengemukakan sanggahan.
9. Hindari sikap emosional.
10. Kemukakan sanggahan setelah ada izin dari moderator.

GLOSARIUM
A
Aktivitas : Suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh seseorang.
Argumen : Pendapat dari orang.

D
Diskusi : Kegiatan bertukar pendapat atas suatu permasalahan

E
Emosional : Menyentuh perasaan, luapan perasaan yang berkembang dan surut
dalam waktu singkat.

G
Gagasan : Ide, hasil pemikiran.

K
Komentar : Ulasan atau tanggapan atas berita, pidato, dsb. (untuk menerangkan
atau menjelaskan).
Kontrol : Pengawasan, pemeriksaan, pengendalian.

M
Materi : Benda, bahan, segala sesuatu yang tampak.
Moderator : Orang yang bertindak sebagai penengah, pemimpin rapat atau diskusi
yang menjadi pengarah pada acara pembicaraan atau pendiskusian
masalah.
Motivasi : Dorongan yang timbul pada diri seseorang sadar atau tidak sadar
untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu.

N
Notulis : Orang yang bertugas membuat notulen (catatan dalam rapat).

P
Pandangan : Benda atau orang yang dipandang.
Panitia : Kelompok orang yag ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan
atau mengurus hal-hal yang ditugaskan kepadanya.
Personil : Pegawai, anak buah, awak.
Presentasi : Pemberian, penyajian, perkenalan,.

R
Rangkuman : Ringkasan, ikhisar, dsb.

S
Simpatik : Amat menarik hati (membangkitkan rasa simpati).
Sponsor : Penanggung jawab, orang atau perusahaan yang mengusahakan
(mempelopori, memprakarsai, mengusulkan, menyelenggarakan)
suatu kegiatan.

T
Teks : Naskah yang berupa : kat-kata asli dari pengarang, kutipan dari kitab
suci untuk pangkal ajaran atau alasan.
Topik : Pokok pembicaraan dari diskusi, ceramah, karangan, dsb.

U
Unsur : Bagian terkecil dari suatu benda, bagian benda yang tidak dapat
dibagi-bagi lagi dengan proses kimia, bahan asal.

INDEKS

A
Aktivitas :3,4
Argumen :3,4

D
Diskusi :1,2,3,4

E
Emosional :3,4

G
Gagasan :1,2

K
Komentar :3,4
Kontrol :1,2,3

M
Materi :1,3,4
Moderator :3,4
Motivasi :1,2,3,4

N
Notulis :3

P
Pandangan :4,5
Panitia :1,3,4
Personil :2,4,5
Presentasi :1,2,4

R
Rangkuman :2,3,4

S
Simpatik :3
Sponsor :3,4

T
Teks :1,4,5
Topik :1,2,3,4

U
Unsur :2,4

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s